kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Penjualan neto Garudafood (GOOD) tercatat turun 8,6% di tahun 2020


Rabu, 16 Juni 2021 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk (GarudaFood). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/30/08/2018


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatat adanya penurunan total penjualan di tahun 2020 sebesar 8,6% atau Rp 7,7 triliun dibandingkan penjualan neto GOOD pada tahun 2019 yang sebesar Rp 8,43 triliun.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (16/6)  yang bertempat di kantor pusat Garudafood-Jakarta Selatan. 

Hardianto Atmadja, Direktur Utama GOOD menjelaskan adanya penurunan penjualan tersebut lantaran adanya dampak dari pandemi Covid-19 yang berdampak pada kemerosotan kinerja ekonomi nasional. 

Baca Juga: Garudafood (GOOD) catat penjualan tumbuh di kuartal I-2021, ditopang segmen makanan

“Tahun 2020 bagi kami merupakan tahun yang menantang akibat pandemi Covid-19 yang menghantam kondisi ekonomi Indonesia. Kondisi ini berimbas pada menurunnya daya beli masyarakat sehingga penjualan produk-produk yang bukan merupakan kebutuhan pokok menjadi jauh lebih menantang,” ujar Hardianto dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (16/6). 

 

Sementara itu, dalam paparan juga menyebutkan bahwa laba bersih GOOD juga terkoreksi 43,7% menjadi Rp 245 miliar dari periode tahun lalu yang sekitar Rp 435 miliar. Sementara laba per lembar saham juga ikut turun sebesar 37,7% yakni Rp 35,2 dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya: Tahun 2020, penjualan neto Garudafood (GOOD) terkikis menjadi Rp 7,71 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×