kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penjualan neto Garudafood (GOOD) tercatat turun 8,6% di tahun 2020


Rabu, 16 Juni 2021 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk (GarudaFood). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/30/08/2018


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatat adanya penurunan total penjualan di tahun 2020 sebesar 8,6% atau Rp 7,7 triliun dibandingkan penjualan neto GOOD pada tahun 2019 yang sebesar Rp 8,43 triliun.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (16/6)  yang bertempat di kantor pusat Garudafood-Jakarta Selatan. 

Hardianto Atmadja, Direktur Utama GOOD menjelaskan adanya penurunan penjualan tersebut lantaran adanya dampak dari pandemi Covid-19 yang berdampak pada kemerosotan kinerja ekonomi nasional. 

Baca Juga: Garudafood (GOOD) catat penjualan tumbuh di kuartal I-2021, ditopang segmen makanan

“Tahun 2020 bagi kami merupakan tahun yang menantang akibat pandemi Covid-19 yang menghantam kondisi ekonomi Indonesia. Kondisi ini berimbas pada menurunnya daya beli masyarakat sehingga penjualan produk-produk yang bukan merupakan kebutuhan pokok menjadi jauh lebih menantang,” ujar Hardianto dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (16/6). 

 

Sementara itu, dalam paparan juga menyebutkan bahwa laba bersih GOOD juga terkoreksi 43,7% menjadi Rp 245 miliar dari periode tahun lalu yang sekitar Rp 435 miliar. Sementara laba per lembar saham juga ikut turun sebesar 37,7% yakni Rp 35,2 dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya: Tahun 2020, penjualan neto Garudafood (GOOD) terkikis menjadi Rp 7,71 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×