kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Penjualan Komatsu dari United Tractors (UNTR) Naik 6% di Kuartal I-2023


Sabtu, 22 April 2023 / 13:09 WIB
Penjualan Komatsu dari United Tractors (UNTR) Naik 6% di Kuartal I-2023
ILUSTRASI. Penjualan Komatsu di United Tractors (UNTR) naik 6%


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan alat berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) berhasil tumbuh moderat sepanjang kuartal I-2023.

Melansir laporan bulanan, sampai dengan bulan Maret 2023, volume penjualan alat berat Komatsu tercatat sebanyak 1.791 unit atau naik 6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.694 unit.

Peningkatan penjualan alat berat didorong oleh peningkatan permintaan dari sektor pertambangan dan kehutanan. Dari total keseluruhan penjualan alat berat, sebesar 64% diserap sektor pertambangan, 15% diserap sektor konstruksi, 14% diserap sektor kehutanan, dan sisanya sebesar 7% ke sektor perkebunan.

Adapun pangsa pasar alias market share Komatsu per akhir Maret 2023 sebesar 32%.

Baca Juga: Laba Bersih United Tractors (UNTR) Naik 23% Jadi Rp 5,3 Triliun pada Kuartal I

Pada Maret 2023, UNTR menjual 559 unit alat berat Komatsu. Realisasi ini naik tipis 2,38% dari penjualan Komatsu di periode Februari sebesar 546 unit.

Sebagai gambaran, kinerja anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini berhasil tumbuh sepanjang kuartal I-2023. UNTR mencetak laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 5,3 triliun. Angka ini meningkat sebesar 23% dari Rp4,3 triliun pada periode yang sama tahun 2022.

Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan kenaikan pendapatan. Mengutip laporan keuangan di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (18/4), pendapatan bersih konsolidasian UNTR mencapai Rp 34,9 triliun atau meningkat sebesar 25% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022.

 

Secara keseluruhan pendapatan unit usaha mesin konstruksi naik sebesar 10% menjadi Rp 10,6 triliun dibandingkan Rp 9,7 triliun pada periode yang sama tahun 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×