kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.509   132,00   0,81%
  • IDX 7.771   -180,81   -2,27%
  • KOMPAS100 1.082   -24,22   -2,19%
  • LQ45 794   -17,88   -2,20%
  • ISSI 263   -5,59   -2,08%
  • IDX30 412   -9,22   -2,19%
  • IDXHIDIV20 479   -9,02   -1,85%
  • IDX80 119   -3,01   -2,46%
  • IDXV30 129   -3,65   -2,76%
  • IDXQ30 133   -2,74   -2,01%

Penjualan Anjlok 74%, Kerugian Indofarma (INAF) Justru Susut di Kuartal I-2024


Rabu, 31 Juli 2024 / 16:28 WIB
Penjualan Anjlok 74%, Kerugian Indofarma (INAF) Justru Susut di Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Suasana di pabrik farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) di Cibitung, Jawa Barat. Emiten farmasi pelat merah PT Indofarma Tbk (INAF) kembali mencatatkan kerugian di kuartal I 2024.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi pelat merah PT Indofarma Tbk (INAF) kembali mencatatkan kerugian di kuartal I 2024. 

Melansir laporan keuangan pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Rabu (31/7), INAF mencatat rugi tahun berjalan sebesar Rp 53,94 miliar di kuartal I 2024. Meski masih minus, kerugian INAF susut 12,70% jika dibandingkan dengan kerugian periode yang sama di tahun 2023 yaitu Rp 61,79 miliar.  

Padahal, penjualan Indofarma di periode Januari-Maret 2024 anjlok 74,30% menjadi Rp 43,63 miliar. Di kuartal pertama tahun lalu, INAF mencatat penjualan sebesar Rp 169,79 miliar.

Beban pokok penjualan INAF pun turun sejalan dengan penjualan yakni 73,80% menjadi Rp 43,34 miliar dari sebelumnya Rp 165,46 miliar pada periode yang sama di 2023.

Baca Juga: Ini Strategi Bio Farma Hadapi Pelemahan Rupiah

Laba bruto INAF di kuartal I 2024 menurun 93,28% menjadi Rp 290,76 juta jika dibandingkan pada periode yang sama di 2023 sebesar Rp 4,32 miliar. 

INAF mampu menekan beban penjualan sebesar 32,23% menjadi Rp 16,42 miliar. Beban umum dan administrasi juga susut 20,91% menjadi Rp 26,18 miliar. Penurunan kedua beban tersebut mampu mengimbangi kerugian lain-lain yang mencapai Rp 2 miliar dari keuntungan lain-lain kuartal pertama tahun lalu Rp 1,27 miliar.

Total aset INAF di kuartal I 2024 meningkat 4,26% menjadi Rp 792,23 miliar jika dibandingkan pada akhir tahun 2023. Total liabilitas INAF juga meningkat 5,76% menjadi Rp 1,65 triliun. Sementara total ekuitas INAF minus Rp 858,09 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×