kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Penguatan IHSG kian aman jika tembus posisi 4.695


Selasa, 11 Maret 2014 / 13:41 WIB
Penguatan IHSG kian aman jika tembus posisi 4.695
ILUSTRASI. Kinerja reksadana pendapatan tetap masih akan menguat jika mengandalkan obligasi korporasi. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/07/2017


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Proyeksi pola uptrend Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbukti. Sesi I tadi, indeks naik 7,76 poin atau mengalami penguatan sebesar 0,17% ke level 4.685.

William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities bilang, kunci utama IHSG saat ini adalah level 4.695. "Karena jika level itu berhasil ditembus, maka indeks akan lanjutkan penguatannya menuju resistance 4.711," imbuhnya.

Adapun level support IHSG saat ini ada di level 4.636. William bilang, jika koreksi kembali terjadi maka IHSG kecil kemungkinannya untuk menjajal level support tersebut. Sebab, secara teknikal IHSG tengah berada dalam posisi candle hijau yang mana posisi tersebut mengindikasikan bahwa IHSG masih berada dalam pola uptrend.

Untuk sesi II nanti, William merekomendasikan saham DSNG, CMNP, ASII, BBNI, UNVR, SSMS, PWON, ARNA, dan ADES.

David Sutyanto, analis First Asia Capital memberikan proyeksi range indeks dengan angka yang tak terpaut jauh. Support IHSG saat ini ada di level 4.650. Sementara, resistance pertamanya ada di level 4.700, dan jika berhasil ditembus maka perjalanan indeks akan berlanjut ke resistance berikutnya, 4.730.

Krisis Ukraina dan memburuknya perekonomian China adalah faktor yang menjadi perhatian pasar yang bisa meningkatkan risiko pasar. Tapi, sentimen itu masih diimbangi oleh katalis positif berupa sentimen penguatan rupiah terhadap dolar AS.

"Antisipasi pasar atas rencana pembagian dividen juga masih menjadi katalis aksi beli dalam IHSG," pungkas David.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×