kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.850   -40,00   -0,22%
  • IDX 6.273   -28,96   -0,46%
  • KOMPAS100 819   -4,28   -0,52%
  • LQ45 625   -2,56   -0,41%
  • ISSI 216   -0,53   -0,25%
  • IDX30 350   -1,37   -0,39%
  • IDXHIDIV20 425   -1,91   -0,45%
  • IDX80 94   -0,47   -0,50%
  • IDXV30 117   -0,21   -0,18%
  • IDXQ30 111   -0,40   -0,36%

Penetrasi Fixed Broadband Belum Optimal, Simak Rekomendasi Saham Telekomunikasi


Minggu, 25 Januari 2026 / 12:52 WIB
Penetrasi Fixed Broadband Belum Optimal, Simak Rekomendasi Saham Telekomunikasi
ILUSTRASI. Pemasangan Alat Pendukung Menara BTS Telkomsel (Dok/Telkomsel)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Senior Equity Analyst Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas memperkirakan sektor telekomunikasi pada kuartal I – 2026 tumbuh moderat dengan dukungan utama dari layanan data dan fixed broadband.

Konsumsi data yang stabil serta ekspansi jaringan fiber berpotensi mendorong pendapatan, meski peningkatan margin masih terbatas. 

Sukarno menyoroti tantangan utama berasal dari persaingan tarif yang ketat, kebutuhan belanja modal atau capital expenditure (capex) yang tinggi untuk fiber dan 5G. 

Serta tekanan margin akibat komoditisasi layanan. Faktor makro dan regulasi spektrum juga berpotensi memengaruhi sentimen jangka pendek.

Baca Juga: IHSG Rekor, Rupiah Makin Loyo Dekati Rp 17.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Dari sisi sentimen, investor akan mencermati tren ARPU, pertumbuhan pelanggan broadband, serta disiplin capex dan stabilitas EBITDA. Secara sektoral, telekomunikasi tetap defensif namun sensitif terhadap perubahan risk appetite global.

“Pasar fixed broadband diperkirakan melanjutkan pertumbuhan positif pada kuartal I – 2026, didorong penetrasi fiber ke segmen residensial dan kontribusi ARPU yang relatif lebih stabil,” ujar Sukarno kepada Kontan, Jumat (23/1/2026). 

Mittal merekomendasikan Buy saham ISAT dengan target harga Rp 3.310 per saham.

Gani merekomendasikan Buy saham ISAT dengan target harga Rp 2.500 per saham, Buy saham TLKM dengan target harga Rp 4.200 per saham, dan Buy saham PT XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL) namun target harganya masih dalam proses review OCBC Sekuritas. 

Sedangkan Sukarno merekomendasikan Buy saham TLKM dengan target harga Rp 4.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×