kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.539   39,00   0,22%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pendapatan Wismilak tahun depan tumbuh di atas 30%


Kamis, 28 November 2013 / 17:21 WIB
ILUSTRASI. Bakso Goreng Ayam Udang ini terasa lebih gurih dengan bagian luar yang garing dan bagian dalamnya yang begitu empuk (Youtube/Devina Hermawan)


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tahun depan, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) memperkirakan pendapatan bisa tumbuh di atas 30%. Kenaikan pendapatan ini didorong dari kenaikan volume produksi, penaikan harga jual, serta adanya produk baru.

Surjanto Yasaputera, Sekretaris Perusahaan WIIM mengatakan, tahun depan, kapasitas produksi perseroan akan meningkat 1 miliar hingga 1,5 miliar batang per tahun menjadi 4,5 miliar batang per tahun. Ini disebabkan adanya tambahan mesin baru yang mulai beroperasi di kuartal empat tahun ini.

"Volume produksi kami targetkan meningkat 30%," ujarnya, Kamis (28/11).

Selanjutnya, tahun depan, perseroan juga akan merilis produk baru. Akan ada lebih dari satu merek rokok baru yang akan keluar tahun depan. Sayang, Surjanto belum berkenan mengungkapkan angka pasti serta nama produk anyar itu.

Bersamaan dengan itu, produsen rokok yang berbasis di Surabaya ini juga akan menaikkan harga jual rokok sekitar 10%-20%. Nah, dari segi pendapatan, Surjanto memperkirakan, pertumbuhan akan lebih besar dari pertumbuhan volume produksi.

"Pertumbuhan revenue lebih tinggi dari dari 30%, tapi saya belum bisa katakan angka pastinya," tuturnya. Tahun ini, Wismilak menargetkan bisa meningkatkan pendapatan hingga Rp 1,6 triliun dan laba bersih Rp 130 miliar

Demi mencapai target tersebut, WIIM menganggarkan belanja modal sekitar Rp 80 miliar tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×