kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Pendapatan Naik, Rugi Bersih Krakatau Steel (KRAS) Membengkak di Kuartal I-2025


Kamis, 08 Mei 2025 / 12:44 WIB
Pendapatan Naik, Rugi Bersih Krakatau Steel (KRAS) Membengkak di Kuartal I-2025
ILUSTRASI. Krakatau Steel (KRAS) cetak pendapatan sebesar US$ 234,76 juta atau setara dengan Rp 3,88 triliun di kuartal I-2025


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) dalam laporan keuangan sampai dengan kuartal I-2025 berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$ 234,76 juta atau setara dengan Rp 3,88 triliun. Hasil ini meningkat 1,28% year on year (yoy) dibandingkan pendapatan KRAS pada kuartal I-2024 senilai US$ 231,79 juta

“Hingga Triwulan I 2025 ini Krakatau Steel berhasil memperoleh laba bruto sebesar US$ 12,95 juta atau setara Rp 214,59 miliar, dengan capaian gross profit sebesar 5,52%. Di sisi biaya usaha terjadi penurunan sebesar 11% menjadi sebesar US$ 23,86 juta atau setara Rp 395,23 miliar,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Muhamad Akbar Djohan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/5).

Sayangnya, KRAS masih menderita rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 46,91 juta pada kuartal I-2025, atau naik 60,98% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 29,14 juta.

Baca Juga: Krakatau Steel (KRAS) Buka Peluang Ekspansi di Luar Cilegon

Dalam pernyataannya Akbar Djohan juga menyampaikan bahwa total aset Krakatau Steel per 31 Maret 2025 tercatat sebesar US$ 2,92 miliar atau setara Rp 48,35 triliun, naik 0,82% dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang tercatat senilai US$ 2,89 miliar atau setara Rp 46,77 triliun.

“Dengan mulai beroperasinya fasilitas pabrik Hot Strip Mill 1 (HSM#1) di kuartal I-2025, meskipun masih belum optimal, perusahaan fokus bersiap untuk mengembalikan bisnis yang terdampak selama periode recovery dan tetap optimis mengupayakan perbaikan kinerja di kuartal I-2025 dari segmen baja maupun non baja,” kata dia.

Untuk menghadapi tantangan yang ada, KRAS telah menerapkan serangkaian strategi dan mengambil langkah-langkah preventif yang dibutuhkan untuk memastikan proses produksi pabrik HSM#1 berjalan sesuai target. Alhasil, diharapkan keberlangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×