kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Pendapatan Naik, Rugi Bersih Krakatau Steel (KRAS) Membengkak di Kuartal I-2025


Kamis, 08 Mei 2025 / 12:44 WIB
Pendapatan Naik, Rugi Bersih Krakatau Steel (KRAS) Membengkak di Kuartal I-2025
ILUSTRASI. Krakatau Steel (KRAS) cetak pendapatan sebesar US$ 234,76 juta atau setara dengan Rp 3,88 triliun di kuartal I-2025


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) dalam laporan keuangan sampai dengan kuartal I-2025 berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$ 234,76 juta atau setara dengan Rp 3,88 triliun. Hasil ini meningkat 1,28% year on year (yoy) dibandingkan pendapatan KRAS pada kuartal I-2024 senilai US$ 231,79 juta

“Hingga Triwulan I 2025 ini Krakatau Steel berhasil memperoleh laba bruto sebesar US$ 12,95 juta atau setara Rp 214,59 miliar, dengan capaian gross profit sebesar 5,52%. Di sisi biaya usaha terjadi penurunan sebesar 11% menjadi sebesar US$ 23,86 juta atau setara Rp 395,23 miliar,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Muhamad Akbar Djohan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/5).

Sayangnya, KRAS masih menderita rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 46,91 juta pada kuartal I-2025, atau naik 60,98% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 29,14 juta.

Baca Juga: Krakatau Steel (KRAS) Buka Peluang Ekspansi di Luar Cilegon

Dalam pernyataannya Akbar Djohan juga menyampaikan bahwa total aset Krakatau Steel per 31 Maret 2025 tercatat sebesar US$ 2,92 miliar atau setara Rp 48,35 triliun, naik 0,82% dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang tercatat senilai US$ 2,89 miliar atau setara Rp 46,77 triliun.

“Dengan mulai beroperasinya fasilitas pabrik Hot Strip Mill 1 (HSM#1) di kuartal I-2025, meskipun masih belum optimal, perusahaan fokus bersiap untuk mengembalikan bisnis yang terdampak selama periode recovery dan tetap optimis mengupayakan perbaikan kinerja di kuartal I-2025 dari segmen baja maupun non baja,” kata dia.

Untuk menghadapi tantangan yang ada, KRAS telah menerapkan serangkaian strategi dan mengambil langkah-langkah preventif yang dibutuhkan untuk memastikan proses produksi pabrik HSM#1 berjalan sesuai target. Alhasil, diharapkan keberlangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×