kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Penawaran lelang sukuk diprediksi Rp 15 triliun


Selasa, 17 Mei 2016 / 10:39 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk negara pada Selasa (17/5).

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menduga, pemerintah akan mengoleksi jumlah penawaran yang cukup besar, berkisar antara Rp 10 triliun hingga Rp 15 triliun. Angka tersebut 2,5 kali - 3,75 kali di atas target indikatif yang dipatok Rp 4 triliun.

Made memaparkan, ada lima seri sukuk negara yang bakal ditawarkan pemerintah. Pertama, Surat Perbendaharaan Negara seri SPN-S 04112016 dengan imbalan diskonto yang akan jatuh tempo pada 4 November 2016.

Lalu Project Based Sukuk (PBS) seri PBS006 dengan kupon 8,25% yang tenggat waktunya 15 September 2020. "Kemudian ada PBS009 dengan kupon 7,75%. Seri ini akan jatuh tempo pada 25 Januari 2018," terangnya.

Keempat, PBS011 dengan imbalan 8,75% yang bakal kadaluarsa pada 15 Agustus 2023. Serta PBS012 dengan kupon 8,87% yang tenggat waktunya 15 November 2031.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×