kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penantian laporan keuangan emiten dan rapat BI membayangi gerak IHSG Senin (22/10)


Minggu, 21 Oktober 2018 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Anna Maria Anggita Risang | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (19/10) pekan lalu ditutup dengan pelemahan. Mengutip data RTI,  indeks ditutup turun 0,14% ke level 5.873. Investor asing pun mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 255,88 miliar.

Pada awal pekan depan, Senin (22/10), Dennies Christoper Jordan analis Artha Sekuritas meramal indeks akan bergerak turun. Prediksinya, indeks akan bergerak di level support 5.766 dan resisten 5.896.

Dennies memiliki sejumlah alasan terkait prediksinya itu. Salah satunya, adanya dorongan antisipasi investor menjelang keputusan mengenai 7 Day Repo Rate oleh Bank Indonesia.

Selain itu, "Secara teknikal, indikator Stochastic membentuk deadcross di area overbought," tutur Dennies. Indikator tersebut menunjukkan indeks akan mengalami koreksi dalam jangka pendek.

Hal berbeda diungkapkan oleh Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya. Dia malah meramal, indeks berpeluang bergerak di zona hijau pada Senin (22/10) besok. Menurut William, rilis data kinerja emiten kuartal ketiga akan terus mewarnai pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

"Tentunya kondisi fundamental perekonomian juga akan terus menopang pola pergerakan IHSG sehingga gerak IHSG menunjukkan pola penguatan jangka pendek, menengah, maupun panjang," imbuh William.

Selain itu, momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×