CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pemulihan Sektor Manufaktur Tiongkok Jadi Salah Satu Penyokong Permintaan Kertas


Senin, 04 September 2023 / 22:52 WIB
ILUSTRASI. Permintaan kertas bisa meningkat seiring dengan perbaikan sektor manufaktur China.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan kertas bisa meningkat seiring dengan perbaikan sektor manufaktur China.

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, pemerintah China berniat mengerek konsumsi domestik yang berpotensi meningkatkan permintaan kertas.

“Upaya untuk meningkatkan konsumsi itu berupa stimulus fiskal tambahan,” kata Valdy kepada Kontan.co.id, Senin (4/9).

Sejauh ini, Pemerintah Tiongkok telah memberikan stimulus fiskal untuk sektor properti guna memperbaiki permintaan atau memulihkan permintaan di sektor properti Tiongkok. Hal tersebut berkaitan dengan permintaan kertas, karena Tiongkok merupakan salah satu konsumen kertas terbesar.

Baca Juga: Sektor Barang Baku Kencang Melaju, Saham-Saham Pilihan Berikut Masih Layak Diburu

“Peningkatan atau pemulihan permintaan dari Tiongkok berpotensi mendorong kenaikan harga jual kertas (pulp & paper) yang berpotensi memberikan sentimen positif untuk kinerja PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) sebagai produsen pulp and paper,” tambah Valdy.

Terlepas dari kondisi konsumsi domestik dan manufaktur domestik yang cukup solid sampai dengan Agustus 2023, peningkatan atau pemulihan permintaan dari Tingkok tersebut berpotensi mendorong permintaan INKP di semester dua tahun ini.

Secara teknikal, INKP berpotensi rebound selama bertahan di atas Rp 9.050 per saham. Stop loss Rp 8.725 per saham dan toleransi maksimal di Rp 8.400 per saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×