kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pemerintah patok kupon Sukuk Ritel baru 6,9%


Minggu, 26 Februari 2017 / 22:12 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Harris Hadinata

JAKARTA. Mulai Senin (27/2) pemerintah akan menawarkan sukuk ritel seri terbaru, yakni SR-009. Cuma, ternyata instrumen investasi syariah ini tidak memberikan kupon seperti harapan.

Pemerintah menetapkan kupon sukri, sebutan ngetop sukuk ritel, lebih rendah dari harapan pelaku pasar. "Kupon Sukri SR-009 ditetapkan 6,9%," kata Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto kepada KONTAN, Minggu (26/2).

Sebelumnya, sejumlah analis menilai sukuk ritel akan menarik dikoleksi bila memberi kupon sekitar 7%-7,5%. Ini berkaca pada penawaran Obligasi Negara Ritel seri 13 (ORI-013) beberapa waktu lalu yang kurang laris. ORI-013 waktu itu cuma memberi kupon sebesar 6,6%.

Memang, kupon yang ditawarkan sukri anyar ini masih lebih gede ketimbang kupon ORI-013. Selain itu, kupon SR-009 juga lebih tinggi ketimbang rata-rata bunga deposito 12 bulan saat ini, yakni sekitar 6,1%. Jangan lupa, pajak deposito juga lebih besar ketimbang pajak sukuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×