kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah patok kupon Sukuk Ritel baru 6,9%


Minggu, 26 Februari 2017 / 22:12 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Harris Hadinata

JAKARTA. Mulai Senin (27/2) pemerintah akan menawarkan sukuk ritel seri terbaru, yakni SR-009. Cuma, ternyata instrumen investasi syariah ini tidak memberikan kupon seperti harapan.

Pemerintah menetapkan kupon sukri, sebutan ngetop sukuk ritel, lebih rendah dari harapan pelaku pasar. "Kupon Sukri SR-009 ditetapkan 6,9%," kata Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto kepada KONTAN, Minggu (26/2).

Sebelumnya, sejumlah analis menilai sukuk ritel akan menarik dikoleksi bila memberi kupon sekitar 7%-7,5%. Ini berkaca pada penawaran Obligasi Negara Ritel seri 13 (ORI-013) beberapa waktu lalu yang kurang laris. ORI-013 waktu itu cuma memberi kupon sebesar 6,6%.

Memang, kupon yang ditawarkan sukri anyar ini masih lebih gede ketimbang kupon ORI-013. Selain itu, kupon SR-009 juga lebih tinggi ketimbang rata-rata bunga deposito 12 bulan saat ini, yakni sekitar 6,1%. Jangan lupa, pajak deposito juga lebih besar ketimbang pajak sukuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×