kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah menyerap dana Rp 8,12 triliun pada lelang sukuk negara


Rabu, 20 Februari 2019 / 10:23 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada perdagangan Selasa (19/2) kemarin. Dalam lelang kali ini, pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp 8,12 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp 21,32 triliun.

Mengutip keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, dari lima seri sukuk negara yang dilelang kemarin, SPNS01082019 memperoleh penawaran masuk tertinggi yakni sebesar Rp 7,47 triliun dan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 1,30 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 1 Agustus 2019 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,48%.

Berikutnya, terdapat seri PBS014 yang memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 6,54 triliun sedangkan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 2,80 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,68%.

Seri PBS022 memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 2,81 triliun, namun pemerintah memutuskan untuk tidak menyerap dana dari seri yang jatuh tempo pada 15 April 2034 tersebut.

Seri PBS021 memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 2,55 triliun, sedangkan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 2,40 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 November 2026 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 8,10%.

Terakhir, seri PBS019 memperoleh penawaran masuk sebesar Rp 1,94 triliun, sedangkan nominal yang dimenangkan sebesar Rp 1,62 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 September 2023 tersebut memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,89%.

Setelah ini, pemerintah dijadwalkan akan kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 26 Februari mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×