kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah lelang SBSN Rp 5 triliun Selasa depan


Kamis, 02 November 2017 / 16:37 WIB


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menggelar lagi lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk Selasa depan (7/11). Target pemerintah, mengumpulkan Rp 5 triliun untuk membantu membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. 

Jenis surat utang yang dilelang yaitu satu seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) baru dan empat seri reopening Project Based Sukuk (PBS).

SPN-S dengan jatuh tempo 8 Mei 2018 nanti menawarkan imbalan diskonto. Seri PBS013 yang matang sampai 15 Mei 2019 ditawarkan dengan kupon 6,25%. 

Seri PBS014 jatuh tempo 15 Mei 2021 menawarkan bunga 6,5%, PBS011 yang mature pada 15 Agustus 2023 dengan bunga 8,75%, dan terakhir PBS012 dengan jatuh tempo 15 November 2031 memberi bunga 8,875%.

SBSN seri SPN-S akan diterbitkan menggunakan akad Wakalah sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional-MUI. 

"Pada prinsipnya, semua pihak baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang," tulis keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan, Kamis (2/11). 

Lelang SBN akan bersifat terbuka (open auction) dengan menggunakan metode harga beragam. Ada 21 peserta lelang, yang terdiri dari 17 bank dan 4 perusahaan efek. 

  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×