kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pemerintah Gelar Lelang SUN Hari Ini, Target Indikatif Capai Rp 36 Triliun


Selasa, 27 Februari 2024 / 05:55 WIB
Pemerintah Gelar Lelang SUN Hari Ini, Target Indikatif Capai Rp 36 Triliun
ILUSTRASI. Obligasi.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah, Selasa (27/2). Pada lelang SUN kali ini, pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp 24 triliun – Rp 36 triliun.

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, terdapat tujuh (7) seri SUN yang akan dilelang mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Lelang bertujuan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2024.

Baca Juga: Penerbitan Obligasi Korporasi Akan Ramai Jika Suku Bunga Turun

Berikut rincian dari 7 seri SUN yang akan ditawarkan pada lelang Selasa (27/2) :
1. SPN12240529 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 29 Mei 2024 dengan tingkat imbalan diskonto
2. SPN12250213 (Reopening) akan jatuh tempo pada tanggal 13 Februari 2025 dengan tingkat imbalan diskonto
3. FR0101 akan jatuh tempo pada tanggal 15 April 2029 dengan tingkat imbalan sebesar 6,87%
4. FR0100 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Februari 2034 dengan tingkat kupon sebesar 6,62%
5. FR0098 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2038 dengan tingkat imbalan sebesar 7,12%
6. FR0097 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2043 dengan tingkat imbalan sebesar 7,12%
7. FR0102 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juli 2054 dengan imbalan sebesar 6,87%

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). 

SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×