kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pembagian Dividen Saham Bisa Tingkatkan Likuiditas Saham Sumber Global Energy (SGER)


Senin, 25 September 2023 / 07:34 WIB
Pembagian Dividen Saham Bisa Tingkatkan Likuiditas Saham Sumber Global Energy (SGER)
ILUSTRASI. Sumber Global Energy (SGER) akan membagikan dividen saham baru


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) berencana akan membagikan dividen saham kepada pemegang sahamnya. Direktur Utama Sumber Global Energy Welly Thomas mengatakan, selain untuk memperkuat struktur permodalan  perusahaan, pembagian dividen saham ini juga merupakan bentuk apresiasi SGER atas kepercayaan investor terhadap fundamental SGER.

“Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap pemegang saham, pembagian dividen saham ini juga diharapkan agar jumlah saham SGER yang beredar di pasar akan semakin meningkat, sehingga perdagangan saham SGER di Bursa Efek Indonesia akan menjadi lebih likuid,” terang Welly, Senin (25/9).

Adapun Direksi SGER dengan persetujuan Dewan Komisaris mengusulkan membagikan dividen saham sebanyak 264.443.583 saham baru sebagai dividen saham. Jumlah tersebut setara dengan total nilai Rp 590,46 miliar. Dividen saham ini berasal dari saldo laba Sumber Global Energy untuk tahun buku 2022 yang belum ditentukan penggunaannya.

Rasio pembagian dividen saham sebesar 16:1, yakni untuk enam belas saham lama akan memperoleh satu dividen saham. Pembagian dividen saham kepada pemegang saham dilakukan dengan pembulatan ke bawah (round down). SGER tidak akan mengeluarkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya (saham sisa).

Jumlah saham yang akan dibagikan ditentukan berdasarkan harga pasar saham pada penutupan perdagangan satu hari sebelum RUPS. Sehingga, harga saham sama dengan harga pasar saham SGER pada penutupan perdagangan satu hari bursa sebelum tanggal keterbukaan informasi pembagian dividen saham tertanggal 22 September 2023, yaitu sebesar Rp 2.300.

Nilai ini hanyalah asumsi, sehingga untuk kepastian jumlah, nilai dan rasio dari dividen saham yang akan dibagikan kepada para pemegang saham akan mengacu pada keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Untuk itu, SGER bermaksud untuk mengusulkan rencana pembagian dividen saham ini melalui RUPSLB yang akan diselenggarakan pada tanggal 31 Oktober 2023. Pemegang saham yang berhak menghadiri RUPSLB adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 06 Oktober 2023 (recording date) sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Asal tahu, pembagian dividen saham merupakan agenda rutin SGER sejak melakukan penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO). Sebelumnya, SGER juga telah membagikan dividen saham dan saham bonus kepada pemegang saham pada 2021 dan 2022.

Sebelumnya, emiten yang bergerak di bisnis perdagangan batubara ini juga telah membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Dividen interim yang dibagikan sejumlah Rp 115,013 miliar, yang berasal dari laba bersih periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023.

Pembagian dividen ini berdasarkan keputusan Rapat Direksi tanggal 23 Agustus 2023 dimana Direksi SGER telah menyetujui dan memutuskan untuk membagikan dividen interim, sehingga setiap pemegang satu saham SGER mendapat dividen Rp 28 per saham.

Dividen telah dibagikan kepada pemegang saham pada 22 September 2023. “Dividen interim ini juga merupakan apresiasi bagi pemegang saham. Kinerja cemerlang yang dibukukan SGER saat ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan investor,” kata Welly.

Welly meyakini, kinerja SGER tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun lalu. Estimasi tersebut berkaca pada sejumlah kontrak yang diraih SGER dengan jumlah fantastis belakangan ini.

Seperti, kontrak kerjasama dengan Vosco Maritime Service Joint Stock Company (VOMASER) dengan potential revenue hingga US$ 60,63 juta, kerjasama penjualan batubara ke Vietnam Oil and Gas Group dengan nilai sekitar Rp 2,87 triliun, dan penjualan hasil olahan wood pellet (pelet kayu) dengan potensi tambahan penjualan hingga US$ 40 juta per tahun.

“Dengan proyeksi peningkatan kinerja SGER, kami berkomitmen untuk tetap selalu mengupayakan pembagian dividen, baik dividen saham maupun dividen tunai secara rutin kepada pemegang saham untuk memberikan nilai tambah serta meningkatkan kepercayaan investor,” tutup Welly.

SGER berhasil mencatatkan peningkatan kinerja sepanjang semester pertama 2023. SGER membukukan laba bersih senilai Rp 612,87 miliar. Realisasi tersebut meningkat 29,58% dari laba bersih pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp 472,94 miliar.
 

Bersamaan, pendapatan SGER melesat 72,51% menjadi Rp 6,03 triliun. Sebagai perbandingan, pendapatan SGER pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,5 triliun.

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Hari Ini Serang, Serpong, Tangerang, Tangsel: Cerah Berawan

Menarik Dibaca: Sinopsis Twinkling Watermelon, Drakor Baru Ryeoun dan Choi Hyun Wook

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×