kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pelita Teknologi Global (CHIP) Kantongi Kontrak Baru dari Smartfren (FREN)


Selasa, 05 Desember 2023 / 09:42 WIB
Pelita Teknologi Global (CHIP) Kantongi Kontrak Baru dari Smartfren (FREN)
ILUSTRASI. Pelita Teknologi Global (CHIP) dapat kontrak baru dari Smartfren (FREN) untuk 5 tahun ke depan


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) menjalin kerja sama dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). CHIP meraih kontrak baru untuk lima tahun ke depan.

Direktur Utama Pelita Teknologi Global Ardarini menjelaskan ke depannya dengan kontrak anyar ini, CHIP akan menopang produk milik Smartfren. 

Dia menuturkan kontrak baru ini kami dapatkan di pengujung November 2023. Ini membuat CHIP semakin optimistis mengembangkan lini usaha dan ekspansi pasar. 

"Kontrak yang berdurasi lima tahun akan meningkatkan performa keuangan CHIP ke depannya. Harapannya CHIP bisa tumbuh 5% dari omzet yang diproyeksikan pada 2024," kata Ardarini, Selasa (5/12). 

Baca Juga: Laba Bersih Pelita Teknologi Global (CHIP) Terbang 548% pada Semester I-2023

Asal tahu saja, CHIP telah menjalin kerja sama dengan PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchinson selama kurang lebih tiga tahun untuk menyediakan chip bagi pengguna ISAT. 

Ardarini bilang dengan kerja sama dengan Smartfren semakin memperluas jejaring CHIP. Dia optimistis  kerja sama dengan FREN akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. 

Di samping itu, FREN dikabarkan mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 2 triliun pada 2023. Sekitar Rp 1,5 triliun - Rp 2 triliun akan digunakan untuk pengembangan jaringan. 

"Dengan anggaran capex yang besar, FREN membutuhkan perusahaan pendukung telekomunikasi sebagai pembuatan smart card-nya," jelas Ardarini. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×