kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pelepasan cadangan minyak AS belum mampu menekan harga minyak dunia


Rabu, 24 November 2021 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak. REUTERS/Jonathan Alcorn 


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Tendi Mahadi

"Kondisi setelah AS dan sekutunya yang sepakat untuk melepaskan puluhan juta barel minyak dari cadangan mereka guna mencoba menenangkan pasar, gagal memenuhi beberapa harapan," kata Nanang. 

Selain itu, fluktuasi dari pergerakan indeks dolar pun turut memberi andil atas pergerakan minyak. 

Nanang memproyeksikan harga minyak berpotensi bisa kembali bergerak di atas US$ 80 karena kuota produksi yang diperkirakan tidak adan ada perubahan dalam pertemuan OPEC di 2 Desember mendatang. 

Harga minyak di akhir tahun ini, Nanang prediksikan berada di US$80-US$85 per barel.  Selain itu, untuk tahun depan akan menapaki area barunya U$100 per barel. Hal tersebut dikarenakan masing-masing negara tengah berupaya bangkit untuk bisa pulih dari pandemi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×