kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.707   63,87   1,13%
  • KOMPAS100 737   8,83   1,21%
  • LQ45 560   6,62   1,20%
  • ISSI 199   2,00   1,02%
  • IDX30 317   3,05   0,97%
  • IDXHIDIV20 391   1,68   0,43%
  • IDX80 84   0,91   1,10%
  • IDXV30 107   -0,06   -0,06%
  • IDXQ30 103   0,76   0,75%

Pelemahan Rupiah diperkirakan berlanjut


Kamis, 12 Agustus 2010 / 22:45 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Test Test

JAKARTA. Esok hari, Rupiah diperkirakan akan melanjutkan pelemahannya. Selain karena terseret melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan terpukulnya bursa regional, Bank Indonesia (BI) dan pemerintah agaknya tidak terlalu nyaman melihat rupiah terus menguat mendekati
Rp 8.800 per dollar AS.

“Statement Agus Marto (Menteri Keuangan) yang memberikan sinyal bahwa penguatan rupiah di bawah Rp 8.900 cukup membahayakan menjadi salah satu faktor pendorong pelemahan,” kata Lindawati Susanto, Head of Treasury Bank Resona Perdania, Kamis (12/8).

Selain itu, ada pula berbagai faktor lain yang bisa melemahkan rupiah. Sebut saja tren naiknya inflasi akibat kenaikan tarif dasar listrik dan melambungnya harga barang-barang di bulan Ramadan. Ditambah pula dengan meningkatnya kecemasan investor melihat gelagat melemahnya ekonomi global.

Di tengah berbgai faktor negatif itu, Lindawati memperkirakan rupiah tidak akan menyentuh Rp 8.800 per dollar AS. Untuk esok, dia memperkirakan, rupiah akan diperdagangkan di harga Rp 8.975-Rp 9.025 per dollar AS. Adapun Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih menaksir, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran tipis Rp 9.020-Rp 9.030 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×