kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pelemahan Rupiah diperkirakan berlanjut


Kamis, 12 Agustus 2010 / 22:45 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Test Test

JAKARTA. Esok hari, Rupiah diperkirakan akan melanjutkan pelemahannya. Selain karena terseret melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan terpukulnya bursa regional, Bank Indonesia (BI) dan pemerintah agaknya tidak terlalu nyaman melihat rupiah terus menguat mendekati
Rp 8.800 per dollar AS.

“Statement Agus Marto (Menteri Keuangan) yang memberikan sinyal bahwa penguatan rupiah di bawah Rp 8.900 cukup membahayakan menjadi salah satu faktor pendorong pelemahan,” kata Lindawati Susanto, Head of Treasury Bank Resona Perdania, Kamis (12/8).

Selain itu, ada pula berbagai faktor lain yang bisa melemahkan rupiah. Sebut saja tren naiknya inflasi akibat kenaikan tarif dasar listrik dan melambungnya harga barang-barang di bulan Ramadan. Ditambah pula dengan meningkatnya kecemasan investor melihat gelagat melemahnya ekonomi global.

Di tengah berbgai faktor negatif itu, Lindawati memperkirakan rupiah tidak akan menyentuh Rp 8.800 per dollar AS. Untuk esok, dia memperkirakan, rupiah akan diperdagangkan di harga Rp 8.975-Rp 9.025 per dollar AS. Adapun Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih menaksir, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran tipis Rp 9.020-Rp 9.030 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×