kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pelemahan harga batubara bikin laba bersih Indo Tambangraya (ITMG) merosot 57,80%


Rabu, 19 Agustus 2020 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Indo Tambangraya Megah (ITMG) membukukan laba bersih senilai US$ 29,80 juta di semester I-2020.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) tertekan pada enam bulan pertama 2020. Emiten pertambangan batubara ini  membukukan laba bersih senilai US$ 29,80 juta di semester I-2020, turun 57,80% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan semester I-2019 yang mencapai US$ 70,82 juta.

Penurunan laba bersih lebih dalam daripada penurunan pendapatan bersih ITMG. ITMG membukukan pendapatan bersih sebesar US$ 652,62 juta, turun 26,89% (yoy) dibandingkan dengan semester pertama tahun lalu yang mencapai US$ 892,70 juta.

Direktur Hubungan Investor Indo Tambangraya Megah, Yulius Gozali mengatakan, penurunan kinerja ITMG pada semester I-2020 terutama disebabkan oleh penurunan harga jual batubara. “Harga juga rata-rata batubara turun dari US$ 68,8 per ton pada paruh pertama tahun lalu menjadi US$ 55,8 per ton pada semester pertama tahun ini,” ujar Yulius kepada Kontan.co.id, Rabu (19/8).

Baca Juga: Laba bersih Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 57,80% di semester I-2020

Bila menilik laporan keuangan, mayoritas penjualan batubara ITMG pada semester I-2020 masih ditujukan ke pasar Asia Tenggara (kecuali Indonesia), India, dan Pakistan, yakni mencapai US$ 219,49 juta atau setara 33,6% dari total pendapatan ITMG. Selain itu, nilai penjualan ITMG ke pasar Taiwan, China, Hong Kong, dan Korea mencapai US$ 167,70 juta, serta ke pasar Jepang sebanyak US$ 125,91 juta.

Yulius mengatakan, realisasi volume penjualan batubara ITMG pada paruh pertama tahun ini mencapai 11,1 juta ton, turun 1,2 juta ton dari periode yang sama tahun lalu. Adapun total penggunaan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada enam bulan pertama 2020 mencapai US$ 11 juta.

“Capex ini digunakan untuk infrastruktur dan peralatan untuk mendukung operasi perusahaan,” pungkas Yulius. Adapun hingga akhir tahun, ITMG berencana mengalokasikan capex senilai US$ 49,9 juta.

Baca Juga: Harga komoditas tertekan, simak rekomendasi saham emiten batubara berikut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×