Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. Sampai tutup tahun 2016, Pefindo memprediksi jumlah emisi obligasi bakal lebih kencang. Selain tren penurunan bunga diperkirakan terus berlanjut, sejumlah sektor seperti infrastruktur dan properti berpotensi melakukan banyak ekspansi yang perlu didukung pencarian pendanaan.
Hendro Utomo Senior Vice President Division Head Financial Institution Ratings Pefindo memprediksi, sepanjang tahun ini, penerbitan surat utang yang dilakukan oleh berbagai sektor bisa menembus angka Rp 80 triliun. "Meningkat dari tahun lalu yang berkisar Rp 60 triliun," ungkapnya.
Sampai pertengahan Juni ini, jumlah pencatatan surat utang secara nasional menembus Rp 42,8 triliun. Emisi obligasi sebesar itu berasal dari 28 perusahaan dengan berbagai latar belakang bisnis.
Lebih dari separuhnya berasal dari perusahaan perbankan, yakni mencapai Rp 21,8 triliun. Tercatat ada tujuh bank yang berkontribusi dalam penerbitan surat utang tersebut.
Lalu ada sebelas perusahaan pembiayaan yang merilis surat utang senilai Rp 16,3 triliun. Di belakangnya ada satu perusahaan konstruksi yang merilis obligasi senilai Rp 2 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













