Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit (CPO) berjangka Malaysia naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis (22/1). Harga CPO, berfluktuasi di dekat MYR 4.200 per ton dan mencapai puncak tertinggi dalam tujuh minggu.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (22/1), penguatan harga minyak nabati di pasar Dalian dan Chicago meningkatkan sentimen, bersamaan dengan spekulasi peningkatan permintaan menjelang Tahun Baru Imlek dan Ramadan pada bulan Februari.
Kekhawatiran akan pasokan juga meningkatkan permintaan, dengan proyeksi produksi Januari turun 15%–17% karena faktor musiman.
Di sisi ekspor, surveyor kargo mencatat pengiriman selama 1–20 Januari tumbuh 8,6%–11,4% dari bulan sebelumnya, memperkuat tanda-tanda peningkatan permintaan.
Sementara itu, risiko pasokan jangka panjang digarisbawahi oleh pengawasan yang lebih ketat terhadap eksploitasi hutan di pemasok utama Indonesia.
Secara global, sentimen membaik setelah pernyataan Presiden AS Trump meredakan kekhawatiran akan bentrokan perdagangan AS-Eropa.
Secara terpisah, Dewan Minyak Sawit Malaysia memperkirakan harga akan diperdagangkan antara MYR 4.000 dan 4.300 pada bulan Februari. Kenaikan harga terbatas oleh penguatan ringgit dan pembatalan rencana biodiesel B50 oleh Indonesia.
Selanjutnya: Promo J.CO Januari 2026, Beli 1 Lusin Donut Gratis 1/2 Mulai Hari Ini!
Menarik Dibaca: Katalog Promo Indomaret Super Hemat Periode 22 Januari-4 Februari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













