kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pasar valas masih fokus ke the Fed


Selasa, 15 September 2015 / 06:48 WIB
Pasar valas masih fokus ke the Fed


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah versus dollar Amerika Serikat (AS) pada hari ini diprediksi akan kembali melemah. Di pasar spot, kemarin (14/9), rupiah terdepresiasi 0,08% dibandingkan akhir pekan lalu menjadi 14.333. Sedangkan kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) melemah 0,11% menjadi 14.322.

Kepala Riset NH Korinco Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan, rupiah hari ini akan bergerak di 14.315-14.330. Menurutnya, sejumlah sentimen negatif masih membayangi pergerakan rupiah. Di tengah pelemahan harga minyak, dollar AS semakin kuat.

Selain itu, belum adanya kejelasan hasil rapat bank sentral Amerika Serikat, The Fed membuat pasar volatil. Nilai tukar rupiah pun turut tertekan.

Sementara Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri memprediksikan rupiah bergerak di kisaran 14.306-14.360. Ia menilai, sentimen dari luar negeri masih mendominasi, terutama karena pelaku pasar masih mengantisipasi pengumuman hasil rapat The Fed pada tanggal 16-17 September.

"Dari dalam negeri kami berharap data neraca perdagangan masih positif sehingga menopang laju rupiah," ujar Rully.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×