kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasar SUN akan terus ramai oleh investor asing


Senin, 10 Juli 2017 / 21:35 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Inflasi yang rendah, nilai tukar mata uang stabil serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik menjadi beberapa katalis internal yang menarik perhatian investor asing. Alhasil, pasar surat utang negara (SUN) berpeluang lebih ramai.

Anil Kumar analis Fixed Income Fund Manager Ashmore Asset Management Indonesia memprediksi, adanya kenaikan transaksi SUN oleh pembeli asing. Anil mengatakan, bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve dan European Central Bank berpotensi menunda rencana taper maupun kenaikan bunga. "Hal ini berimbas pada kemungkinan asing untuk semakin banyak masuk untuk membeli SUN," kata Anil.

Anil memperkirakan, yield SUN acuan bertenor 10 tahun pada akhir tahun berada di angka 6,5%. Hari ini, imbal hasil SUN acuan bertenor 10 tahun berada di level 7,24%.
 
Sedangkan I Made Adi Saputra, analis obligasi MNC Sekuritas menyatakan, suku bunga acuan Indonesia, seven day reverse repo rate masih akan bertahan di 4.75%. Adapun untuk 5, 10, 15 dan 20 tahun akan berada di level 6,75%; 7,15%; 7,55% dan 7,75% pada akhir tahun 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×