kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pasar masih terpapar dampak corona, investor reksadana bisa apa?


Senin, 19 Juli 2021 / 12:23 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Tendi Mahadi

Reza juga menilai di kondisi saat ini investor membagi asetnya 30% ke reksadana saham, 30% ke reksadana campuran, dan 40% ke reksadana pasar uang. 

Sedangkan Toufan menjelaskan ada tiga strategi yang bisa digunakan, yaitu agresif, konservatif, dan moderat. Untuk agresif, ia menyarankan untuk 60% di reksadana saham, 30% reksadana pasar uang, dan 10% reksadana pendapatan tetap.

Untuk konservatif, ia menilai bahwa investor bisa menyimpan 70% di reksadana pasar uang, dan sisanya di reksadana pendapatan tetap dengan portofolio obligasi yang cenderung lebih pendek di 1-3 tahun. Untuk moderat, 60% di reksadana campuran, dan sisanya di reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang.

Di akhir tahun, Toufan menilai IHSG akan berada di angka 6.700. Sedangkan Reza menilai IHSG akan ada pada rentang 6.300-6.400. 

Untuk reksadana pasar uang, Toufan menilai return berada di angka 5%-5,5% net, dan Reza 5%-6% pa. Terakhir, Toufan menilai harga obligasi bisa kembali menyentuh 6,3%, dan Reza menilai berada di kisaran 5,5-6,5% pa.

Selanjutnya: MI Mempercantik Portofolio Reksadana dengan Saham Teknologi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×