CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pasar belum stabil, ini tips mengatur strategi investasi reksadana dari analis


Selasa, 20 Juli 2021 / 08:00 WIB


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Tendi Mahadi

Reza juga menilai di kondisi saat ini investor membagi asetnya 30% ke reksadana saham, 30% ke reksadana campuran, dan 40% ke reksadana pasar uang. 

Sedangkan Toufan menjelaskan ada tiga strategi yang bisa digunakan, yaitu agresif, konservatif, dan moderat. Untuk agresif, ia menyarankan untuk 60% di reksadana saham, 30% reksadana pasar uang, dan 10% reksadana pendapatan tetap.

Untuk konservatif, ia menilai bahwa investor bisa menyimpan 70% di reksadana pasar uang, dan sisanya di reksadana pendapatan tetap dengan portofolio obligasi yang cenderung lebih pendek di 1-3 tahun. Untuk moderat, 60% di reksadana campuran, dan sisanya di reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang.

Di akhir tahun, Toufan menilai IHSG akan berada di angka 6.700. Sedangkan Reza menilai IHSG akan ada pada rentang 6.300-6.400. 

Untuk reksadana pasar uang, Toufan menilai return berada di angka 5%-5,5% net, dan Reza 5%-6% pa. Terakhir, Toufan menilai harga obligasi bisa kembali menyentuh 6,3%, dan Reza menilai berada di kisaran 5,5-6,5% pa.

Selanjutnya: MI Mempercantik Portofolio Reksadana dengan Saham Teknologi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×