kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.012,04   -6,29   -0.62%
  • EMAS990.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Pasang Target Konservatif, Ini Strategi Nusa Raya Cipta (NRCA) Genjot Kontrak Baru


Jumat, 25 Februari 2022 / 07:05 WIB
Pasang Target Konservatif, Ini Strategi Nusa Raya Cipta (NRCA) Genjot Kontrak Baru


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konstruksi swasta, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) sukses mencetak kontrak baru sebesar Rp 2,68 triliun di sepanjang tahun 2021.

Kontrak baru yang diperoleh Nusa Raya Cipta ini melonjak 34% dibandingkan raihan kontrak baru di tahun 2020 yang hanya Rp 2 triliun.

Realisasi nilai kontrak baru tersebut juga melewati target kontrak baru yang dipasang perusahaan untuk tahun lalu. Asal tahu saja, sebelumnya NRCA hanya menargetkan kontrak baru pada 2021 sebesar Rp 2,5 triliun.

Nah, menghadapi tahun 2022, unit konstruksi milik PT Surya Semesta Internusa (SSIA) tersebut memasang target konservatif yang tidak jauh berbeda dari pencapaian kontrak baru di tahun 2021.

VP Head of Investor Relations Surya Semesta Internusa Erlin Budiman mengatakan, terkait nilai kontrak tergantung situasi pandemi.

Baca Juga: Nusa Raya Cipta (NRCA) bukukan kontrak baru Rp 1,4 triliun sampai Agustus 2021

“Nilai kontrak masih agak sulit di pastikan saat ini. Namun bila pandemi dapat teratasi, nilai kontrak diharapkan tidak akan jauh berbeda dengan pencapaian tahun lalu,” ujar Erlin Budiman kepada Kontan.co.id, Kamis (24/2).

Dia menambahkan, dengan pertimbangan pandemi sudah selesai, maka perolehan kontrak baru NRCA tidak jauh berbeda dari realisasi kontrak baru di tahun 2021 yang sebesar Rp 2,68 triliun.

Guna memacu kembali kinerja, Nusa Raya Cipta akan tetap fokus mengembangkan dan mempertahankan usaha jasa konstruksi. Erlin bilang, perusahaan secara proaktif mencari peluang mendapatkan kontrak baru, baik dari pemilik proyek maupun pelanggan tetap Nusa Raya Cipta.

Adapun sejauh ini masih terdapat 16 proyek yang digarap emiten konstruksi dengan kode emiten NRCA tersebut.

Proyek-proyek NRCA yang masih berjalan adalah Akasa Apartement BSD Tangerang, Mayapada Chung Chung School 2 Surabaya, Parking Lot of Apartement Emerald Bintaro Tangerang, Paket 5 Theme Park Kotabaru Parahyangan Bandung dan Biodegradable IKPP Serang.

Serta, proyek Pindodeli Extension, Pou Yuen Factory Cianjur, Subang Smartpolitan, Kerry KIIC Karawang, FRC Indah Kiat Tangerang, Overpass Kadusirung 1 BSD, PT Solunova Kendal, Indigo Hotel Dago Pakar Resort Bandung, Toll Serbaraja (Serpong – Balaraja) seksi 1-B, RS Keluarga Sehat III Semarang, dan Buin Batu School.

 

 

Mengenai proyek selanjutnya yang akan dibidik, Erlin masih tutup mulut. Yang pasti, proyek yang dibidik Nusa Raya Cipta tentunya terkait proyek di bidang properti, industri, infrastruktur dan sebagainya.

Selain itu, Nusa Raya Cipta juga membidik perolehan kontrak baru dari kegiatan pembangunan di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) baru. Erlin bilang, saat ini baik SSIA maupun NRCA masih mengamati bagaimana potensi bisnis di pulau Kalimantan tersebut.

“Mengenai ekspansi ke wilayah Ibu Kota baru, saat ini kami masih dalam proses penjajakan,” ungkap Erlin.

Berdasarkan pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, SSIA bersama dengan NRCA masih fokus menggarap proyek Subang Smartpolitan. Perkembangan terkini, proyek Subang Smartpolitan sedang memasuksi tahap pengembangan fase 1 seluas 400 hektare.

SSIA menargetkan fase 1 proyek Subang Smartpolitan akan selesai pada tahun 2023 mendatang, dan diharapkan di tahun 2024 kawasan industrial estate tersebut dapat beroperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×