kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Pamor SBR007 akan meningkat seiring penurunan suku bunga acuan


Minggu, 21 Juli 2019 / 17:31 WIB

Pamor SBR007 akan meningkat seiring penurunan suku bunga acuan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penurunan suku bunga acuan atau BI-7 Day Repo Rate dipercaya dapat membuat instrumen Savings Bond Ritel seri SBR007 semakin menarik di mata para investor.

Senior VP & Head of Investment Recapital Asset Management Rio Ariansyah menilai, setiap penurunan suku bunga acuan terjadi, maka instrumen apapun yang berbasis obligasi akan diuntungkan. Tidak terkecuali SBR007.


SBR007 sendiri memiliki kupon minimum sebesar 7,75%. Dengan diturunkannya suku bunga acuan BI menjadi sebesar 25 bps menjadi 5,75%, maka spread dengan kupon SBR007 melebar jadi 2% atau 200 bps.

Alhasil, potensi keuntungan SBR007 semakin tinggi. Apalagi, momen penurunan suku bunga acuan dilakukan ketika masa penawaran instrumen tersebut masih berlangsung hingga 25 Juli nanti. “Ini saat yang tepat untuk membeli SBR007,” kata Rio, Jumat (19/7) lalu.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menyebut, kupon Surat Berharga Negara (SBN) ritel selanjutnya kemungkinan akan turun mengikuti penurunan yang terjadi pada suku bunga acuan. Makanya, dia setuju SBR007 dapat menjadi opsi bagi para investor ritel yang ingin mencari instrumen dengan tingkat kupon yang tinggi.

Daya tarik SBR007 bertambah lantaran kupon 7,75% berlaku sebagai kupon minimum. “Kalaupun suku bunga acuan terus mengalami penurunan di masa mendatang, kupon SBR007 tidak akan menyusut,” ungkap Wawan, Jumat lalu.

Tak hanya dari kupon, karakteristik SBR007 lainnya pun juga masih sangat menarik bagi para investor. Mulai dari sifat instrumen ini yang tidak diperdagangkan di pasar sekunder sehingga imbal hasilnya tidak terpapar risiko pasar, hingga minimum investasinya yang relatif terjangkau bagi investor ritel yakni Rp 1 juta.

Kendati potensi keuntungan SBR007 meningkat pasca pemangkasan suku bunga acuan, Wawan menyarankan agar calon investor tetap menggunakan dana idle atau dana menganggur ketika hendak membeli instrumen ini.

Pasalnya, sifat non-tradable alias tidak dapat diperdagangkan yang dimiliki SBR007 membuat instrumen ini kurang likuid, walau di sisi lain minim gangguan dari sentimen pasar obligasi. Investor pun baru bisa mencairkan pokok dan kuponnya ketika jatuh tempo atau periode early redemption yang berlangsung tahun depan.


Reporter: Dimas Andi
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Tag
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0019 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.3230

Close [X]
×