kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Pagi ini harga emas spot naik tipis di posisi US$ 1.492,31 per ons troi


Rabu, 11 September 2019 / 09:05 WIB

Pagi ini harga emas spot naik tipis di posisi US$ 1.492,31 per ons troi
ILUSTRASI. Emas batangan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas pagi ini sedikit terkerek naik. Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (11/9) pukul 9.00 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.492,31 per ons troi. Naik 0,44% dibandingkan penutupan kemarin. Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) bergerak flat di posisi US$ 1.499,3 per ons troi. 

Harga emas spot ini bergerak di dekat level terendah empat minggu di sesi sebelumnya karena selera risiko meningkat di tengah harapan penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa dan langkah-langkah stimulus fiskal dari Jerman, ekonomi terbesar Eropa.

Sebelumnya, harga emas sempat turun mencapai titik terendah hampir sebulan ini. Hal tersebut disebabkan karena meningkatnya imbal hasil obligasi dan dolar AS sehingga membuat daya tarik aset safe-haven.

Baca Juga: Ingin berinvestasi seperti Warren Buffett, ikutilah panduannya

Imbal hasil AS naik karena harapan meredakan ketegangan perdagangan AS dan China dan ekspektasi langkah-langkah stimulus fiskal oleh bank sentral global yang mendorong sentimen risiko.

"Kami melihat likuidasi safe haven di pasar, tidak ada alasan untuk safe haven saat ini. Meskipun ekuitas menarik kembali hari ini, mereka menunjukkan beberapa kekuatan residual," kata Phillip Streible, ahli strategi komoditas senior di RJO Futures dikutip dari Reuters.

Jumat pekan lalu, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS mengatakan, para spekulan meningkatkan posisi bullish mereka dalam kontrak emas dan perak COMEX dalam minggu ini hingga 3 September. Dolar AS yang naik, membuat emas lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

Baca Juga: Optimisme The Fed masih menekan harga emas

Para analis memprediksi secara umum harga emas masih akan positif. "Kami sekarang memperkirakan harga emas akan diperdagangkan lebih kuat untuk waktu yang lebih lama, mungkin menembus US$ 2.000 / oz dan membukukan tertinggi siklus baru di beberapa titik dalam satu atau dua tahun mendatang," tulis analis Citi Bank dalam sebuah catatan.


Reporter: Handoyo
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0023 || diagnostic_web = 0.1533

Close [X]
×