kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Pabrik sawit Sampoerna Agro akan kelar lebih cepat


Jumat, 27 Oktober 2017 / 18:31 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyelesaian pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) diperkirakan menjadi lebih cepat. Banyak pengerjaan atas pabrik itu yang ternyata bisa dilakukan secara lebih optimal sehingga waktu pengerjaannya menjadi lebih singkat.

"Semester I tahun depan sudah bisa berjalan," ujar Investor Relation SGRO Michael Kesuma kepada Kontan.co.id, Jumat (27/10). Sebelumnya, manajemen memperkirakan pabrik yang terletak di Ketapang, Kalimantan Barat itu baru bisa beroperasi semester II 2018.

PKS anyar tersebut memakan biaya sekitar Rp 100 miliar yang dananya berasal dari capital expenditure (capex) SGRO tahun ini. Pengerjaannya sudah dimulai sejak tahun lalu.

PKS itu memiliki kapasitas 30 ton per jam. Tapi, kapasitas produksinya bisa ditingkatkan menjadi 45% per jam.

"Peningkatan bisa dilakukan dengan menggunakan investasi yang tidak terlalu besar," jelas Michael.

PKS anyar tersebut akan melengkapi tujuh PKS yang sudah beroperasi saat ini dengan kapasitas produksi total 485 ton per jam. Dus, apabila PKS sudah beroperasi sesuai target pada 2017, kapasitas produksi Sampoerna Agro akan bertambah menjadi 515 ton per jam.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×