kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Nusa Konstruksi (DGIK) Akhiri Masa Buyback, Beli Kembali 38,47 Juta Saham


Selasa, 19 September 2023 / 21:00 WIB
Nusa Konstruksi (DGIK) Akhiri Masa Buyback, Beli Kembali 38,47 Juta Saham
ILUSTRASI. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mengumumkan pengakhiran periode pembelian kembali (buyback) saham pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mengumumkan pengakhiran periode pembelian kembali (buyback) saham pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. DGIK mengakhiri periode buyback saham pada 19 September 2023.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/9), Direktur Utama DGIK Heru Firdausi Syarif mengungkapkan pelaksanaan buyback saham berlangsung selama tiga bulan. Dalam periode tersebut, DGIK telah menyelesaikan pelaksanaan pembelian kembali sebanyak 38.477.100 lembar saham.

Nilai transaksi dalam buyback saham DGIK tersebut sebesar Rp 4,35 miliar. Realisasi ini jauh lebih rendah dibandingkan anggaran yang disiapkan oleh DGIK. Dalam keterbukaan informasi 19 Juni 2023, DGIK menyiapkan sebanyak-banyaknya Rp 48,33 miliar.

Baca Juga: Hari Ini Menguat, Begini Proyeksi IHSG untuk Rabu (20/9)

Asumsi besaran dana tersebut setara dengan jumlah nominal sebanyak-banyaknya 300 juta lembar saham atau sebesar 5,41% dari jumlah saham. Adapun, pembelian kembali saham ini menggunakan dana idle, sehingga tidak memengaruhi pendapatan dan pembiayaan DGIK.

Secara kinerja, pendapatan usaha DGIK mengalami penurunan 4,76% dari Rp 181,09 miliar menjadi Rp 172,46 miliar. Pendapatan DGIK pada semester I-2023 diperoleh dari pekerjaan konstruksi bangunan sebesar Rp 88,12 miliar dan sipil senilai Rp 84,33 miliar.

Pada periode semester I-2023 DGIK mampu memangkas beban kontrak sebanyak 15,86% menjadi Rp 130,61 miliar. Sehingga DGIK mengantongi laba bruto sebesar Rp 41,84 miliar per Juni 2023, meningkat 61,79% secara tahunan.

Secara bottom line, DGIK berhasil memperbaiki posisi laba/rugi sepanjang enam bulan pertama 2023. DGIK berhasil membalikkan kerugian Rp 7,30 miliar per Juni 2022 menjadi laba bersih Rp 9,23 miliar pada Juni 2023.

Dari sisi pergerakan saham, DGIK menguat 1,96% ke posisi Rp 104 per saham pada perdagangan Selasa (19/9). Secara year to date, pergerakan harga saham DGIK telah merosot 21,21%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×