Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yen Jepang (JPY) melemah melewati ambang batas kritis 160 per dolar AS pada hari Kamis (30/4). JPY mencapai level terendah sejak Juli 2024, ketika otoritas terakhir kali melakukan intervensi untuk mendukung mata uang tersebut.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (30/4), para pedagang semakin banyak membangun posisi jual yen, bertaruh bahwa baik kenaikan suku bunga lebih lanjut maupun intervensi resmi tidak akan memberikan dukungan yang berarti dalam jangka pendek.
Baca Juga: Saat DXY Melemah, Cermati Prospek Yen, Yuan, dan Franc Swiss
Pekan lalu, Bank Sentral Jepang (BoJ) mempertahankan suku bunga acuannya di 0,75% karena terus menyeimbangkan risiko inflasi dengan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan yang terkait dengan konflik Timur Tengah.
Tiga dari sembilan anggota dewan memilih mendukung kenaikan suku bunga, dan Gubernur Kazuo Ueda menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk pengetatan bertahap, meskipun yen terus melemah.
Peringatan lisan berulang dari para pejabat juga gagal menstabilkan mata uang tersebut. Menteri Keuangan Satsuki Katayama menyatakan bahwa otoritas tetap siap untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing kapan saja untuk mendukung yen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













