kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Nasib Merger Kimia Farma dan Indofarma Kian Jelas


Rabu, 18 Maret 2009 / 07:55 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penggabungan atau merger dua perusahaan farmasi pelat merah, yaitu PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk semakin menemukan titik terang.

Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa Lainnnya Muhayat bilang, target penyelesaian akuisisi ini akan selesai pada akhir tahun ini. Penggabungan ini meningkatkan daya saing Kimia Farma dengan perusahaan farmasi lainnya.

Sementara asisten Deputi bidang usaha jasa Bambang menambahkan, penggabungan ini akan menaikkan nilai perusahaan. Selain itu, "Merger ini akan meningkatkan efisiensi perusahaan," kata Bambang.

Bambang bilang, ketergantungan industri farmasi Indonesia pada bahan baku impor masih sangat tinggi. Dengan demikian, gejolak kurs sangat mempengaruhi biaya pengadaan bahan baku yang kian membengkak sehingga akan mempengaruhi harga obat. "Dengan merger ini, kami yakin nantinya akan lebih efisien bagi BUMN farmasi," kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×