kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Nasdaq dan S&P mencetak rekor baru


Rabu, 13 September 2017 / 05:15 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Investor pasar modal Amerika Serikat (AS) mulai kembali ke aset berisiko. Hal ini tampak pada kenaikan pasar saham dan penurunan harga obligasi pemerintah AS, US treasury.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi. Sedangkan Dow Jones Industrial Average mulai mendekat lagi ke posisi rekor tertinggi.

S&P 500 naik 0,34% pada perdangangan Selasa (12/9) ke level 2.496,48. Nasdaq Composite naik 0,34% ke 6.454,28. Indeks Dow Jones menguat 0,28% ke 22.118,86.

Saham Goldman Sachs mengontribusi sebagian besar kenaikan Dow Jones. Sedangkan DowDuPont menjadi salah satu saham dengan kenaikan tertinggi, naik 2,5%.

Robert Pavlik, chief market strategist Boston Private mengatakan, ketakutan akan rencana bom Korea Utara mulai mereda. Di sisi lain, kerusakan akibat Badai Irma tak seburuk dugaan awal. "Hal ini menyebabkan investor menarik dana dari pasar obligasi," kata Pavlik kepada CNBC.

Imbal hasil US treasury bertenor 10 tahun kembali ke atas level psikologis dan bertengger pada 2,17%. Ini adalah imbal hasil tertinggi sejak 1 September.

Pada Selasa pagi, Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk membatasi impor minyak mentah Korut dan melarang ekspor tekstil. Kabar baik lain bagi pasar saham adalah, pernyataan Menteri Keuangan AS bahwa reformasi pajak akan diterapkan akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×