kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Naik di kuartal III, Planet Properindo (PLAN) targetkan okupansi hotel 75% tahun ini


Jumat, 09 Oktober 2020 / 14:52 WIB
Naik di kuartal III, Planet Properindo (PLAN) targetkan okupansi hotel 75% tahun ini
ILUSTRASI. Kamar tamu Vue Palace Hotel di Bandung, Jawa Barat, yang dimiliki PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN).


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten hotel PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) menargetkan tingkat okupansi hotel bisa mencapai 75% hingga akhir tahun ini. 

Antonyo Tanujaya, Direktur Utama PT Planet Properindo Jaya Tbk menjelaskan, perusahaan ini mencatat kenaikan tingkat hunian Hotel Vue Palace dua kali lipat hingga tiga kali lipat ketimbang kuartal ke dua tahun ini.

"Kuartal II-2020 kalau dilihat sedang transisi dari Red Doorz ke manajemen kami. Dan sekitar Mei dan Juni hotel tutup total operasional sehingga kuartal 2 sangat rendah," paparnya kepada Kontan.co.id, Jumat (9/10).

Sebagai informasi, sebelumnya PLAN menyewakan bangunan hotel yang berlokasi di Bandung ini untuk dikelola oleh PT RedDoorz Management Indonesia (RMI).

Baca Juga: Sudah ada 46 perusahaan IPO sepanjang 2020, BEI: Masih ada empat emiten di pipeline  

Antonyo mengaku, rerata okupansi juga meningkat memasuki Oktober 2020, sehingga ia percaya bahwa PLAN bisa mencapai target okupansi 75% hingga akhir tahun 2020.

Selain itu, PLAN juga mengempit kontrak dengan production house dari sebuah sinetron yang akan mengisi sekitar 30% kamar Hotel Vue Palace setiap harinya. Rata-rata okupansi hotel di Bandung mencapai kenaikan hingga 60% setelah berakhirnya PSBB dan memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB). "Banyak corporate dealing dengan pemerintah dan perusahaan," imbuhnya.

Di samping itu, PLAN juga selalu memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan disiplin. Sehingga pengunjung tidak khawatir jika menginap di hotel yang dikelolanya.

Dengan adanya relaksasi peraturan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Manajemen PLAN mengungkapkan, hal ini membuat masyarakat di sekitar Jawa Barat melakukan revenge tourism atau aksi balas dendam para turis setelah terlalu lama berada di dalam rumah, khususnya warga Jakarta yang merasakan PSBB selama berbulan-bulan. 

"Lokasi di Bandung menjadi keuntungan, okupansi sekarang sedang bagus karena turis Jakarta enggak bisa kemana-mana lagi," kata dia.

Selanjutnya: Planet Properindo Jaya (PLAN) raup dana Rp 30 miliar dari IPO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×