kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45720,62   11,26   1.59%
  • EMAS913.000 0,55%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN -0.19%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.21%

Multistrada Arah Sarana (MASA) dapat pinjaman senilai lebih dari 50% dari Michelin


Sabtu, 08 Februari 2020 / 08:00 WIB
Multistrada Arah Sarana (MASA) dapat pinjaman senilai lebih dari 50% dari Michelin

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) mengantongi persetujuan dari pemegang saham untuk memperoleh pinjaman dari Compagnie Financere Michelin SCmA. Adapun nilai transaksinya mencapai lebih dari 50% ekuitas perusahaan.

Sebagai gambaran, pada periode kuartal III-2019 MASA memiliki ekuitas sebesar US$ 307,59 juta. Sementara itu nilai liabilitas perusahaan sebesar US$ 248,82 juta.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan MASA, perusahaan tidak memperinci kegunaan dana pinjaman tersebut.

Baca Juga: Volume penjualan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menurun

“Rapat telah diselenggarakan dengan agenda pemberian kuasa kepada direksi perseroan untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk maksud tersebut di atas (pinjaman) dengan tidak ada satu tindakan pun yang dikecualikan,” begitu yang tertulis dalam keterbukaan informasi, Jumat (7/2).

Asal tahu saja, Michelin telah mengakuisisi 99,64% saham milik MASA. Dalam catatan Kontan, Chief Executive Officer Michellin Group Jean-Dominique Senard mengatakan akuisisi tersebut merupakan peluang bagi Michelin untuk memperluas operasional di Indonesia.

Pasalnya Indonesia merupakan Negara dengan penduduk terpadat di Asia tenggara dan Michelin langsung mendapatkan kapasitas produksi yang kompetitif dan berkualitas tanpa menciptakan fasilitas manufaktur baru.

Baca Juga: Perusahaan Arab Saudi Gugat Pieter Tanuri dan Multistrada

Adapun, pada kuartal III-2019 MASA mencatatkan penurunan volume penjualan di segmen Passenger Car Radial (PCR) sebanyak 0,5% secara tahunan (yoy) menjadi 6,4 juta ban. Sementara untuk segmen motorcycle (MC) menurun 5% yoy menjadi 4,4 juta ban.

Penurunan tersebut disebabkan menurunnya penjualan di beberapa area ekspor sebesar 17% di Eropa, Australia dan Timur Tengah. Kondisi tersebut diperlemah dengan volume penjualan PCR lokal yang menurun 13%.

Adapun pada periode tersebut, penjualan perusahaan tercatat mencapai US$ 250,02 juta atau naik 3,56% yoy dari US$ 241,43 juta. Sementara itu beban pokok penjualan naik 12% yoy dari US$ 201,67 juta menjadi US$ 225,87 juta.

Beban penjualan juga naik dari US$ 17,81 juta menjadi US$ 22,41 juta. Dus, perusahaan mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 13,53 juta dari yang sebelumnya mencatatkan laba US$ 564.670.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×