kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

MTLA garap Metland Cyber City, ini kata analis


Kamis, 12 Maret 2015 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Film Shutter Island dan beberapa judul film lainnya yang memiliki latar cerita di rumah sakit jiwa.


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) siap mengembangkan Metland Cyber City. Di tahap awal, MTLA akan meluncurkan 66 unit perumahan dengan harga Rp 3,5 triliun - Rp 5 triliun.

Analis Danareksa Sekuritas, Anindya Saraswati meyakini, peminat Metland Cyber City akan semakin tinggi setelah interchange bisa beroperasi. "Yang terpenting dari development project adalah adanya infrastruktur," ungkap Anindya kepada KONTAN, Kamis (12/3).

Dengan adanya infrastruktur yang memadai, produk MTLA menjadi lebih menarik. MTLA menargetkan marketing sales tahun ini tumbuh 17% menjadi Rp 1,29 triliun. 

Anindya optimis target tersebut bisa tercapai, apalagi dengan dukungan dari Metland Cyber City. Target MTLA juga seiring dengan proyeksi Anindya untuk pertumbuhan marketing sales sektor properti tahun ini sebesar 15%. 

"Secara makro, penurunan tingkat suku bunga Bank Indonesia bisa menjadi katalis positif bagi properti," lanjut Anindya.

Namun di sisi lain, sektor properti masih dibayangi kebijakan pajak penjualan barang mewah (PPnBM).

Anindya merekomendasikan buy MTLA dengan target harga Rp 600 per saham. Kamis (12/3) harga saham MTLA bertengger di level Rp 434 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×