CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Aksi mogok di India berlanjut, emas bisa melorot


Kamis, 29 Maret 2012 / 11:32 WIB
ILUSTRASI. Harga sepeda balap Pacific Whizz dipatok Rp 22 juta, gowes dengan kecepatan maksimal


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

SINGAPURA. Koreksi harga emas berpeluang berlanjut untuk hari yang ketiga. Permintaan terhadap emas diprediksi akan tergerus, lantaran aksi mogok pedagang emas di India berlanjut. India tercatat sebagai pembeli perhiasan emas terbesar di dunia.

Harga emas spot melorot 0,3% menjadi US$ 1.659,52 per ons troy, sebelum diperdagangkan di level US$ 1.661,52 per ons troy pada pukul 11.26 waktu Singapura. Kemarin, si kuning ini pun sudah tergerus sebesar 1%. Sementara itu, kontrak emas untuk pengiriman Juni naik 0,2% ke posisi US$ 1.663,40 per ons troy di Comex, New York.

Kemarin, para pedagang perhiasan di India menyatakan akan memeperpanjang aksi mogok hingga epmerintah mencabut pajak untuk produk tanpa merek. Toko-toko emas di beberapa wilayah India memilih tutup sejak pemerintah mengumumkan pajak emas pada 16 Maret lalu.

Pada 26 Maret lalu, Bombay Bullion Association menyebutkan, impor emas kemungkinan akan surut sebanyak 59% pada kuartal pertama ini akibat isu pajak.

"Kami belum melihat peningkatan permintaan di India. Surutnya permintaan dari India akan menggiring harga emas di level lebih rendah dalam jangka pendek," kata Alexandra Knight, ekonom di National Australia Bank Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×