Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo,PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengandalkan cash flow internal dan dana dari hasil pencatatan saham alias listing di luar negeri untuk menggeber ekspansi di 2026.
Direktur MNC Digital Entertainment Rudy Hidayat menjelaskan, pengembangan bisnis MSIN masih akan fokus untuk memperkuat tiga lini bisnis usaha, terutama untuk menjangkau pasar luar negeri.
Meski begitu, dia enggan memberikan berapa anggaran yang disiapkan MSIN untuk modal ekspansi tersebut. Yang jelas, MSIN masih akan mengandalkan pendanaan internal.
Baca Juga: Ditutup Menguat Tipis, Ini Proyeksi Rupiah untuk Jumat (17/4)
“Dana untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) akan dari internal cash flow dan dana listing di bursa luar negeri,” jelas Rudy dalam paparan publik insidentil secara virtual, Kamis (16/4/2026).
Selain itu, Rudy menambahkan, capex juga akan digunakan untuk pengembangan teknologi dan menyelesaikan proyek Movieland serta mengakuisisi konten-konten premium yang akan mendukung bisnis MSIN.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan MNC Digital Entertainment Ahmad Alhafiz bilang, pencatatan saham MSIN di luar negeri ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas akses terhadap basis investor internasional hingga meningkatkan visibilitas global.
“Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi MSIN dan para pemegang saham melalui potensi peningkatan likuiditas saham dan diversifikasi basis investor,” tulisnya dalam keterbukaan informasi.
Ahmad menjelaskan MSIN saat ini telah menyelesaikan sebagian besar tahapan persiapan, termasuk proses penyusunan dokumen yang dibutuhkan. MSIN menargetkan pelaksanaan pencatatan saham terlaksana pada kuartal II–2026.
MSIN juga memiliki beberapa alternatif skema pencatatan, termasuk melalui mekanisme HMETD serta bentuk lainnya. Namun demikian, kaya Ahmad, struktur dan mekanisme pelaksanaan secara rinci belum dapat disampaikan kepada publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













