Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo yang bergerak dibidang media dan hiburan, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) berencana untuk menggabungkan RCTI+ dengan Vision+.
Direktur Utama MNC Digital Entertainment Angela Herliani Tanoesoedibjo mengatakan berkaca dari sisi biaya dan pendapatan, memang sudah saatnya untuk RCTI+ dan Vision+ digabung.
“Sudah saatnya untuk digabungkan menjadi satu dan ini sedang kami susun dari segi perencanaan. Tujuannya untuk memaksimalkan operasional dan monetisasi,” jelasnya dalam paparan publik insidentil, Kamis (16/4).
Baca Juga: IHSG Turun 0,36% ke 7.596 Sesi I Kamis (16/4): Saham BRPT, BREN, DSSA Jadi Top Losers
Angela mengatakan penggabungan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalamanan penggunaan dalam layanan Over The Top (OTT), yang akhirnya akan meningkatkan potensi upselling.
Asal tahu saja, MSIN sendiri punya tiga pilar bisnis utama. Pertama, konten & Intellectual Property (IP). Kedua, Multi-Channel Network (MCN) & agensi. Ketiga, Over The Top (OTT) Streaming Service.
Khusus untuk lini OOT Streaming Service, MSIN punya tiga platform yaitu RCTI+ sebagai Advertising-based Video on Demand (AVOD), Vision+ sebagai Subscription Video on Demand (SVOD) dan V+Short sebagai Hybrid Micro Drama.
Secara akumulasi ketiga platform tersebut memiliki jumlah pengguna aktif bulanan alias Monthly Active Users (AMU) sebesar 110 juta dengan total pelanggan berbayar mencapai 4,9 juta.
Baca Juga: Fitch Afirmasi Peringkat AAA(idn) Untuk KPEI
“Monetisasi kami tidak bergantung pada satu kanal saja dan ini penting karena memberikan diversifikasi pendapatan sekaligus meningkatkan nilai ekonomis dari setiap IP yang kami milik,” kata Angela.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













