kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Minyak turun dekati level terendah dua bulan


Senin, 25 Juli 2016 / 10:15 WIB
Minyak turun dekati level terendah dua bulan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

HONG KONG. Harga minyak tertekan mendekati penutupan pada level terendah lebih dari dua bulan, Senin (25/7). Menyusul meningkatnya aktivitas pengeboran produsen minyak Amerika Serikat (AS) untuk pekan keempat, kian meningkatkan spekulasi melimpahnya stok.

Mengutip Bloomberg, minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada  US$ 44,18 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 1 sen, pukul 10:04 waktu Hong Kong. Minyak telah kehilangan 1,3 % menjadi US$ 44,19 pada hari Jumat, penutupan terendah sejak 9 Mei.

Minyak Brent untuk pengiriman September berada 1 sen lebih tinggi pada US$ 45,70 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak ini turun 51 sen menjadi US$ 45,69 pada hari Jumat, capping penurunan 4 % untuk sepekan.

Perusahaan minyak Baker Hughes Inc menargetkan peningkatan aktivitas rig 14-371.  Sebelumnya, minyak mentah berfluktuasi antara sekitar US$ 43 dan US$ 52 per barel sejak awal Juni.

Penguatan dollar Amerika Serikat (AS) turut mempengaruhi harga komoditas, biasanya mengurangi daya tarik komoditas dalam mata uang dollar kepada investor. “Saat ini terbebani oleh kekuatan dollar AS dan fakta jumlah rig yang mulai bertambah,” kata Ric Spooner, analis CMC Market di Sydney dikutip dari Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×