kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.014   51,00   0,28%
  • IDX 5.764   68,86   1,21%
  • KOMPAS100 747   11,89   1,62%
  • LQ45 568   11,29   2,03%
  • ISSI 199   0,82   0,41%
  • IDX30 323   6,94   2,20%
  • IDXHIDIV20 397   8,35   2,15%
  • IDX80 85   1,53   1,83%
  • IDXV30 108   1,46   1,37%
  • IDXQ30 104   1,89   1,85%

Minyak AS anjlok 1% ke level terendah 6 pekan


Kamis, 31 Agustus 2017 / 06:39 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga minyak dunia mencatatkan penurunan pada transaksi perdagangan semalam, Rabu (30/8). Berdasarkan data yang dihimpun CNBC, harga West Texas Intermediate AS ditutup dengan penurunan 1% sebesar 48 sen menjadi US$ 45,96. Sedangkan harga minyak Brent, pada pukul 14.20 waktu New York, juga turun 1% menjadi US$ 51 per barel.

Spread antara harga minyak WTI dan Brent mencatatkan perbedaan terbesar dalam dua tahun terakhir. Saat ini, perbedaannya mencapai US$ 5,39 per barel.

"Dapat dipastikan, besarnya perbedaan antara WTI dan Brent akibat faktor badai Harvey," ujar Anthony Scott, managing director of analytics BTU Analytics di Denver.

Perkembangan terkini dampak badai Harvey, hampir seperempat kapasitas penyulingan minyak AS ditutup, sehingga memangkas permintaan minyak mentah dan menaikkan risiko kekurangan bahan bakar.

Pada Selasa, kilang penyulingan minyak yang mampu memproduksi sebesar 4,2 juta barel per hari tak beroperasi. Menurut analisa Reuters, kilang yang tutup merepresentasikan hampir 23% produksi minyak AS. Dibukanya kembali kilang penyulingan akan memakan waktu sepekan atau lebih, meskipun dalam kondisi terbaik.

"Akan memakan waktu hingga operasi penyulingan bisa normal kembali dan industri penyulingan membuka kemungkinan perpanjangan penutupan operasi," kata Stephen Brennock of oil broker PVM.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×