Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) akan segera melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD). Harga pelaksanaan non-HMETD tersebut dipatok Rp 439 per saham dengan nilai nominal saham Rp 100 per saham.
Dalam aksi private placement itu, BULL akan menerbitkan 220,6 juta saham seri B. Vicky Ganda Saputra, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BULL mengatakan, perkiraan jadwal penerbitan saham baru itu dilakukan pada 12 Maret 2014.
Informasi saja, rencana transaksi ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan kewajiban restrukturisasi utang dengan Merril Lynch (Asia Pacific) Limited dan Orchard Centar Master Limited (MLOR). Setelah restrukturisasi perseroan berharap bisa memperbaiki struktur permodalan.
Sebelumnya, BULL juga melakukan penggabungan nilai nominal saham dengan rasio 8:1. Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh BULL sebanyak 17,65 miliar saham. Setelah reverse stock jumlahnya menjadi 2,2 milar saham.
Tujuannya, agar saham perseroan dapat diperdagangkan dengan harga lebih wajar. Selain itu, harga saham perseroan juga bisa mencerminkan fundamental emiten pelayaran ini. Pasca reverse stock, maka harga nominal saham BULL akan menjadi Rp 800 per saham. Sedangkan harga saham menjadi Rp 400 per saham.
Saat ini, saham BULL masih disuspensi otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News