kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Meski naik, harga emas dalam jalur penurunan mingguan terbesar


Jumat, 17 Januari 2020 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Warga menunjukkan emas batangan 25 gram sebelum dijual di Butik Emas Logam Mulia Antam, Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga emas hari ini naik, meski tidak ada katalis berita yang mendorongnya. Tapi, bagaimanapun, harga emas pekan ini berada di jalur penurunan mingguan terbesar dalam dua bulan terakhir.

Mengacu Bloomberg pukul 13.58 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,27% menjadi US$ 1.555,80 per ons troi, menuju penurunan mingguan 0,4%, terbesar sejak pekan pertama November 2019 lalu. Sedang emas berjangka AS naik 0,34% ke posisi US$ 1.555,80.

"Sepertinya emas kehabisan katalis dalam waktu yang sangat dekat. Harga (emas) sedang mencerna volatilitas baru-baru ini dan pada dasarnya dalam posisi wait and see," kata Ilya Spivak, Senior Currency Strategist DailyFx, kepada Reuters.

Baca Juga: Harga emas Antam hari ini turun Rp 4.000 menjadi Rp 768.000 per gram

Sementara pertumbuhan ekonomi China tahun lalu melambat ke level terlemah dalam hampir 30 tahun terakhir, di tengah perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) dan investasi yang melorot.

"Tahun ini, kita akan melihat lebih banyak aliran modal masuk ke emas, dengan latar belakang pelemahan ekonomi dan ketegangan geopolitik," kata Brian Lan, Managing Director GoldSilver Central di Singapura, kepada Reuters.




TERBARU

[X]
×