kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menjelang putusan The Fed, bursa AS dekati rekor


Rabu, 18 September 2013 / 05:25 WIB
ILUSTRASI. Suasana diler Toyota Auto2000 di Jakarta.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat dan mengantarkan Indeks Standard & Poor 500 menuju rekor tertinggi. Prestasi bursa disokong oleh Microsoft Corp yang mengumumkan buyback saham senilai US$ 40 miliar.

Kenaikan saham di bursa AS juga terjadi sebelum bank sentral AS alias Federal Reserve mengumumkan kesepakatan dalam pertemuan yang berlangsung dua hari sejak kemarin (17/9). Indeks S & P 500 naik 0,4% menjadi 1.704,76 pada pukul 16.00 waktu New York .

Indeks kurang lima poin lagi agar bisa mencapai rekor tertinggi di angka 1.709,67 yang pernah tercapai 2 Agustus 2 lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 34,95 poin, atau naik 0,2% menjadi 15.529,73.

Saham Microsoft menguat 0,4% s setelah perusahaan melakukan buyback saham. Selain itu, perusahaan perangkat lunak terbesar dunia itu juga menaikkan dividen kuartal sebesar 22%. "Semua orang melihat ke depan untuk melihat apa pernyataan The Fed," kata Jerry Braakman, kepala investasi First Trust America di California.

The Fed diproyeksikan akan menurunkan pembelian obligasi bulanan sebesar US$10 miliar.  Jumlah pengurangan pembelian obligasi itu turun jika dibandingkan jumlah pembelian obligasi yang mengacu survei Juli sebesar US$ 20 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×