kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.002   -47,00   -0,28%
  • IDX 7.161   112,96   1,60%
  • KOMPAS100 990   17,95   1,85%
  • LQ45 725   9,65   1,35%
  • ISSI 256   5,00   1,99%
  • IDX30 392   3,49   0,90%
  • IDXHIDIV20 487   -0,88   -0,18%
  • IDX80 111   1,79   1,63%
  • IDXV30 135   -0,79   -0,59%
  • IDXQ30 128   1,09   0,86%

Menjadi incaran investor, saham KLBF sempat melesat 2,86% di transaksi pagi


Rabu, 18 Mei 2011 / 11:19 WIB
ILUSTRASI. Dampak Corona sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan otak. REUTERS/Kham


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Kalbe Farma (KLBF) pagi ini ditransaksikan naik. Pada pukul 11.09, saham KLBF tercatat naik 0,71% menjadi Rp 3.525. Sebelumnya, saham KLBF sempat naik 2,86% menjadi Rp 3.600.

Hal ini sudah diperkirakan sebelumnya oleh Indosurya Securities. Dalam hasil riset yang dirilis hari ini, Indosurya memperkirakan, saham KLBF akan berada pada support 3.350-3.425 dan resistance 3.550-3.600.

Secara teknikal, "Candle KLBF yang sebelumnya berada dalam tren penurunan tertahan dengan membentuk spinning tops setelah terbentuknya 2 hammer. Posisi candle juga telah mereposisi di atas lower bollinger bands dimana sebelumnya batas ini telah tersentuh. Posisi ini dimungkinkan untuk reversal," urai Reza Priyambada, Managing Research Indosurya Securities.

Dia menambahkan, kekuatan daya beli mulai masuk dan mencoba mendorong harga ke atas. MACD masih berusaha membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Williams %R, dan Stochastic mencoba reversal setelah menyentuh batas area oversold .

"Bila pasar mendukung, KLBF dimungkinkan untuk buy pada kisaran harga Rp 3.500-3.525 dengan target harga 3.600. Cut loss bila menyentuh Rp 3.350," jelasnya.

Sementara, dari sisi keuangan, selama kuartal I 2011, KLBF berhasil meningkatkan penjualan sebesar 7% dari Rp 2,2 triliun di kuartal I 2010 menjadi Rp 2,4 triliun. Laba usaha naik 7,86% dari Rp 386,69 miliar menjadi Rp 417,12 miliar. Peningkatan penjualan ditopang oleh divisi distribusi dan logistik. Selain itu, biaya bahan baku yang digunakan dan beban keuangan perseroan mengalami penurunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×