kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menghijaunya sembilan sektor topang laju indeks di sesi sore


Selasa, 06 September 2011 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Suasana di Lembah Indah Malang. Dok: Instagram Lembah Indah Malang 


Reporter: Anastasia Lilin Y | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatatkan penutupan positif hari ini (6/9). Menghijaunya sembilan sektor yang diperdagangkan tampaknya menjadi daya topang bagi indeks untuk tetap mencatatkan kenaikan sebesar 0,62% sehingga menempati level 3.889,71.

Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pertambangan yang melejit 1,49%. Menyusul dua sektor lain yakni barang konsumsi dan industri dasar yang masing-masing naik 0,95% dan 0,94%. Sementara sektor keuangan terpaksa sendirian memerah setelah amblas 0,23%.

Pergerakan saham sepanjang perdagangan hari ini cukup atraktif dengan dominasi saham yang bergerak naik sebanyak 126. Sisanya 76 saham turun dan 92 saham diam di tempat. Jumlah saham yang diperdagangkan sabanyak 4,26 miliar dengan nilai Rp Rp 5,02 triliun.

Tiga top gainers kali ini adalah Myoh Technology tbk (MYOH) yang naik 32,84% menjadi Rp 89, Equity Development Investment (GSMF) naik 28,57% menjad Rp 117, dan Arwana Citramulia Tbk (ARNA) naik 25,00% menjadi Rp 450.

Sementara tiga penghuni top losers yang berada di posisi puncak adalah Alam Karya Unggul tbk (AKKU) yang turun 25,00% menjadi Rp 150, Maskapai Reasuransi Ind Tbk (MREI) yang turun 17,74% menjadi Rp 510, dan Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) yang turun 16,92% menjadi Rp 540.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×