kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.875   52,00   0,29%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Meneropong Prospek Emiten Semen di Tengah Sejumlah Sentimen


Selasa, 22 November 2022 / 14:10 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Sedangkan penjualan semen curah masih tumbuh tipis 2,5% menjadi 1,6 juta ton.

“Kami melihat bahwa penurunan penjualan semen kantong, yang mayoritas digunakan sektor properti dan ritel, disebabkan menurunnya daya beli masyarakat di tengah kenaikan suku bunga Bank Indonesia,” ujar Daniel, Selasa (22/11).

Samuel Sekuritas mempertahankan rating netral untuk sektor semen, dengan rekomendasi sell saham  PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dengan target harga Rp 9.380 per saham. 

Baca Juga: Bursa Saham (22/11) Segera Dimulai, Cermati Dulu Rekomendasi Analis Berikut

Sementara itu, Daniel menyematkan rekomendasi buy saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan target harga Rp 9.200.

Sementara itu, dalam riset tertanggal 16 November 2022, analis CGS-CIMB Sekuritas Indonesia Hadi Soegiarto dan Peter Sutedja menilai, sektor semen menjadi penerima manfaat terbesar dari harga batubara yang mulai melandai. 

Lebih lanjut, sentimen negatif di sektor ini sebagian besar sudah priced in.

CGS-CIMB Sekuritas merekomendasikan add saham SMGR dengan target Rp 10.100 dan add  saham INTP dengan target harga Rp 11.300 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×