kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Mendatar dan akan melemah


Rabu, 26 Desember 2012 / 06:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Moderna saat vaksinasi COVID-19 dosis ketiga di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Bali, Rabu (4/8/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Rupiah, hari ini, diprediksi akan bergerak sideway. Penutupan USD/IDR di pasar spot, Jumat (21/12) senilai 9.728, menguat 0,75% dibanding harga sehari sebelumnya. Pairing USD/IDR di kurs tengah Bank Indonesia (BI) pun menunjukkan penguatan dollar di angka 9.687.

Dealer Forex Bank Rakyat Indonesia (BRI) Taufan Tito bilang, BI akan menjaga pergerakan rupiah, hari ini. Ia memprediksi, rupiah akan mencoba menguat hingga akhir pekan ini.

Tapi, sentimen negatif pekan lalu masih akan berimbas hingga hari ini. Permintaan dollar AS yang tinggi pekan lalu dan pekan-pekan sebelumnya masih akan berlangsung hari ini dan tahun depan.

Analis Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah sideway cenderung melemah dibanding penutupan harga pekan lalu. Tapi tetap ada potensi pelemahan karena Jumat lalu (21/12) rupiah sempat menyentuh 9.810. "Di akhir tahun perusahaan masih melanjutkan kewajibannya seperti pembayaran obligasi yang jatuh tempo," ungkap Ariston.

Taufan memprediksi, rupiah bergerak antara 9.690 hingga 9.720, hari ini. Ariston memperkirakan rupiah akan berada di level 9.670 - 9.810.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×