CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Mencermati saham-saham Grup Astra yang menarik dikoleksi tahun ini


Jumat, 06 Maret 2020 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Chris menyarankan, buy UNTR dengan target harga Rp 24.000, Buy AUTO dengan target harga Rp 1.400, Buy on weakness AALI di area Rp 9.500 dengan target harga Rp 11. 000. 

Untuk ACST, Chris melihat sebaiknya dihindari terlebih dahulu karena secara kinerja perusahaan merugi cukup parah dan rasio hutang ACST sangat besar. "Sehingga risiko untuk ACST gagal bayar cukup tinggi," imbuhnya. 

Baca Juga: Tambang emas Martabe jadi penyokong pendapatan United Tractors (UNTR) di 2019

Berdasar data yang dihimpun Kontan.co.id, ACST mencatatkan rugi bersih sepanjang tahun 2019 karena adanya keterlambatan proyek sehingga terjadi peningkatan biaya pendanaan, overhead dan biaya lain yang dialokasikan untuk percepatan penyelesaian proyek tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×