kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Mencermati saham-saham Grup Astra yang menarik dikoleksi tahun ini


Jumat, 06 Maret 2020 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Chris menyarankan, buy UNTR dengan target harga Rp 24.000, Buy AUTO dengan target harga Rp 1.400, Buy on weakness AALI di area Rp 9.500 dengan target harga Rp 11. 000. 

Untuk ACST, Chris melihat sebaiknya dihindari terlebih dahulu karena secara kinerja perusahaan merugi cukup parah dan rasio hutang ACST sangat besar. "Sehingga risiko untuk ACST gagal bayar cukup tinggi," imbuhnya. 

Baca Juga: Tambang emas Martabe jadi penyokong pendapatan United Tractors (UNTR) di 2019

Berdasar data yang dihimpun Kontan.co.id, ACST mencatatkan rugi bersih sepanjang tahun 2019 karena adanya keterlambatan proyek sehingga terjadi peningkatan biaya pendanaan, overhead dan biaya lain yang dialokasikan untuk percepatan penyelesaian proyek tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×