kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Menanti hari pertama Berau Energy


Rabu, 18 Agustus 2010 / 10:25 WIB
Menanti hari pertama Berau Energy


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

JAKARTA. Saham PT Berau Energy Tbk baru mulai diperdagangkan besok (19/8), tapi hari ini sebagian investor sudah mulai memperbincangkan saham ini. Lewat beberapa milis saham, mereka saling memperkirakan pergerakan harga saham pendatang baru ini di hari pertama.

Seperti biasa terjadi pada hari pertama perdagangan saham baru di bursa, sebagian investor Berau yang berhasil mendapatkan jatah selama masa penawaran perdana 11-12 Agustus 2010 lalu, berniat merealisasikan keuntungan segera. Persoalannya, ketika market tengah dibayang-bayangi mendung bursa regional dan internasional seperti sekarang, sulit memprediksi ke mana arah saham Berau akan bergerak, besok.

Lewat jasa penjamin emisi PT Danatama Makmur, Berau go public menawarkan 10% saham baru dengan memasang harga Rp 400 per saham. Semula Berau berencana melepas 18,18% saham kepada masyarakat, tapi berhubung perusahaan tambang batubara ini berhasil memperoleh sumber dana yang lain, porsi saham yang mereka lepas kepada publik menyusut.

Bukan hanya para pemilik saham Berau yang berdebar menanti hari pertama perdagangan besok, sebagian trader saham-saham batubara yang lain juga menanti debut hari pertama saham anyar ini. Mereka mencoba menebak-nebak pengaruh kemunculan saham Berau di Bursa Efek Indonesia terhadap pergerakan saham-saham batubara yang lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×